AI: Bahaya dan Keuntungannya
AI: Bahaya dan Keuntungan
Oleh Aubi Atmarini Aiza (Novelis)
Seperti halnya terkait L9870-+++ tentu saja ini jadi bahaya karena di belakang si pembuat sistem ini, akan dibuat banyak kampanye dan dukungan. Ini bisa dilihat dari ketika kita mengetik huruf organisasi pelangi itu, pasti akan di-take down. Tentu saja mereka merasa sensitif dan merasa terancam, sebab si pengendali teknologi ini atau corporate-corporate di baliknya akan mendukung sesuatu yang menguntungkan mereka, seperti LaGiBeTe ini.
Ini salah satu contoh dimana peran teknologi cabang AI membuat opini tentang LaGiBeTe menjafi populer, hingga diwajarkan. Contohnya artis LL yang katanya penggantinya Dorche, dia dulunya mendapat bullying sangat banyak, tetapi sekarang orang-orang mulai menganggapnya lucu, sehingga tanpa sadar menerimanya.
Beralih ke pembahasan yang lebih mendalam tentang AI dan media sosial. Lalu bagaimana dalam dunia elektro dan Robotik?
Wah ini sangat mengkhawatirkan, mengingat sekarang ada juga Sofia si Robot paling mirip dengan manusia di dunia ini, dia lebih pintar dari manusia. Namun, ada juga Robot yang diadu dengan ratusan dokter ahli, dia lebih cepat dalam mendiagnosa penyakit. Ini sisi bagusnya.
Setelah sisi bagus, pasti ada sisi buruk, yakni dalam hal sosial. Manusia menjadi rapuh karena adanya teknologi yang semakin canggih dan membuat manusia tergantung pada teknologi itu sendiri. Misalnya, seperti dalam ranah pendidikan, siswa menggunakan ChatGPT dengan mudah untuk memgerjakan soal, akan tetapi ia tak membaca jawaban itu dan langsung di-copas untuk disetorkan.
Artinya, makin banyak manusia yang bergantung pada kecanggihan teknologi membuat si teknologi yang berpikir, bukan manusianya. Sehingga manusia banyak mengalami mental illnes, aloh-aloh belajar. Makanya, tak heran para orang tua merasa kesenjangan pola sikap dan sifat anak-anak dan cucu mereka yang tak bermoral, karena teknologi tidak disetting untuk memiliki adab itu. Mungkin, belum setting memiliki itu.
Parahnya, teknologi yang membutuhkan input ini, akhirnya nanti bisa lebih pintar, berperasaan, dan lebih sopan dari manusia. Itu bencana bagi manusia, maka bisa jadi prediksi di film Robot yang memperlihatkan para Robot yang berbalik melawan manusia, bisa ssja terjadi.
Ini rangkuman singkat yang bisa saya tulis kali ini, mungkin menjadi mengerikan, tetapi di sesi berikutnya saya akan membahas lagi agar pikiran kita tidak terbuka dan menghadirkan solusi atas masalah yang terjadi.
Ini belum tuntas loh ....

Komentar
Posting Komentar